Motorkita
Home / Edukasi / Pengetahuan
PENGETAHUAN

Cara Membaca Kode SAE pada Oli Mesin

Memahami kode SAE membantu pengendara memilih tingkat kekentalan oli yang sesuai dengan kebutuhan mesin dan kondisi penggunaan.

Cara Membaca Kode SAE pada Oli Mesin

Kode SAE pada oli menunjukkan tingkat kekentalan oli berdasarkan standar Society of Automotive Engineers. Contoh yang umum digunakan adalah SAE 10W-40, 10W-30, atau 20W-40.

Huruf W berarti winter dan angka sebelum W menggambarkan karakteristik kekentalan oli pada temperatur rendah. Angka setelah tanda hubung menunjukkan tingkat kekentalan oli pada temperatur kerja mesin yang lebih tinggi. Semakin besar angkanya, semakin tinggi viskositas oli pada kondisi tersebut.

Pemilihan oli sebaiknya mengikuti rekomendasi pabrikan kendaraan. Jangan hanya memilih berdasarkan angka yang terlihat lebih tinggi atau lebih rendah. Pertimbangkan juga jenis mesin, usia kendaraan, kondisi penggunaan, serta spesifikasi lain yang tercantum pada buku manual.

Dengan memahami kode SAE, pemilik motor dapat menghindari kesalahan saat membeli oli dan lebih mudah berdiskusi dengan mekanik mengenai kebutuhan pelumas kendaraan.